
Ada berbagai cerita yang berisi tentang sejarah Hari Kasih Sayang atau yang sering di sebut Valentine's Day. Pada umumnya banyak yang mengira Valentine's Day adalah hari perjuangan cinta seorang pria terhadap wanita yang di cintainya, namun sebenarnya, Valentine's Day dirayakan bukan untuk menghormati kisah percintaan dua manusia, meainkan untuk menghormati Saint Valentine/Saint Valentinus yang berjuang menyatukan Cinta para pria dengan gadis, pujaan hatinya. Kisah ini berawal dari Perayaan Festival "Feast of Lupercalia" yang di adakan setiap tanggal 15 Februari untuk menghormati Ratu Romawi "Juno". Pada malam Festival ini, para pria memilih botol kaca yang berisi nama gadis yang menjadi kencannya pada malam itu. Perayaan ini sangat di nanti karena pada masa itu, para Gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Kebanyakan, mereka jadi saling jatuh cinta karena kencan malam itu. Kaisar Claudius II menganggap perayaan ini menbuat pasukan kekurangan prajurit, sebab para pria tidak mau menjadi prajurit karena mereka takut meninggalkan istri dan anaknya. Oleh karena itu, sang kaisar melarang pria dan gadis menikah sampai mereka memenangkan peperangan. Hal ini di tolak seorang pendeta bernama St. Valentine. Dia tidak mau hal ini memisahkan cinta sepasang manusia, j
adi secara diam-diam, dia dan seorang temannya menikahkan pasangan-pasangan tanpa sepengetahuan kaisar. Awalnya, hal ini berjalan mulus sampai pada akhirnya, kaisar mengetahui penghianatan pendeta itu, dan sang pendeta baik hati itupun di jebloskan ke dalam penjara. Di dalam penjara, ia tidak di hina, malah ia banyak di kunjungi para gadis yang merasakan cinta. Salah satu gadis itu adalah putri penjaga penjara. Saat bertemu, mereka berbincang-bincang hingga berjam-jam. Pada tanggal 14 Februari, St. Valentine menyempatkan diri menulis surat untuk gadis itu atas semua dukungan, motifasi, perhatian, dan bantuan selama ia di penjara. Di akhir pesan itu di tuliskan "Dengan Cinta dari Valentinemu" Akhirnya St. Valentine di jatuhi hukuman mati oleh sang kaisar. Oleh karena pesan St. Valentine itu, semua menjadi berubah. Para gadis dan pria dapat menjalin humungan tanpa takut di hukum lagi. Hingga sekarang,setiap tanggal 14 Februari kita semua merayakan Hari Kasih Sayang untuk mengenang Cinta sang pendeta kepada semua orang. Jadi, cinta bukan hanya untuk kekasih saja, tetapi untuk semua orang yang kita jumpai. Namun,kita tidak perlu memberi hadiah istimewa untuk melambangkan cinta kita, cukup denga
n mencintai sesama, kita sudah dapat merayakan cinta di hati kita.
